Foxbatam
Editor's Picks Ekbis

Matikan Usaha Kecil, Keberadaan Alfamart di Kavling Senjulung Menjamur

Keberadaan Alfamart di Kavling Sejulung menuai protes warga, karena keberadaanya saat ini telah menjamur dan mematikan usaha kecil yang ada di sana
Foto Keberadaan Alfamart di Kavling Sejulung menuai protes warga, karena keberadaanya saat ini telah menjamur dan mematikan usaha kecil yang ada di sana (Ist)

Batam, FOX Batam – Sebuah Toko Gerai Ritel Modern telah menjamur dimana-mana, warga dan pedagang kecil menolak keras keberadaan Alfamart dilingkungan komplek pemukiman warga RT03/RW11 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa Kota Batam.

Kini beberapa warga rt03/rw11 Senjulung saat ditemui para awak media disana yang tak mau sebut namanya, mengatakan,” bahwa keberadaan Alfamart disana akan mematikan para usaha kecil warga disini.

Sementara, dikomplek ini kan warga banyak yang berjualan, bisa-bisa kalau mereka tutup karena penjualan tidak laku, dan pembelinya tidak ada yang beli, mau usaha apa lagi warga disini. coba kita lihat pak, produk mereka (Alfamart) kan berbagai macam tak sebanding dengan penjualan warga disini.Ucapnya kepada awak media.

Baca: Polres Karimun Persiapkan Pengamanan Pilkada 2020

Kemudian, saat di hubungi melalui telepon selulernya oleh perangkat rukun warga (RW)-11 Senjulung “Harahap,” mengatakan kepada awak media,” saya tidak tau hal Alfamart itu pak,” itu ibu RT03 disana yang tau itu pak,” saya juga sudah pernah protes terkait Alfamart itu, termasuk terkait izin belum pernah ditunjukan kepada saya.” Bilangnya

“Yang jelas pak, bahwa masyarakat saya diRW11 disini, memang sudah banyak keberatan kepada saya karena kehadiran Alfamart disana, pak.” Tambahnya

Senada, dengan Ketua Rukun Tetangga (RT03/RW11) Indrawati, saat dikonfirmasi awak media mengatakan pihaknya hanya sekedar mengetahui saja.

Related posts

Alert! Topan Haishen Terjang Jepang, Ancam Korsel

Abi

Hasil Seleksi PKN Tingkat II LAN RI, 4 Pejabat Pemprov Kepri Lulus dan 2 Lainnya Lulus Bersyarat

Abi

Perayaan Hari Kemerdekaan saat Pandemi Corona, Penjual Bendera Sepi Pembeli

Abi